Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Monday, October 30, 2017

Pemikiran Prof. Mr H Muhammad Yamin Sistem Demokrasi Negara

dok Humas Sawahlunto 
Pakar Hukum Tata Negara tidak mungkin menjadi seorang pakar tanpa belajar dari hasil pemikiran Yamin. Sebab Prof.Mr.H.Muhammad Yamin sebagai salah satu tokoh yang telah meletakan pondasi yang cukup kokoh terhadap Negara ini, Seperti konsep sumpah pemuda, naskah Undang-Undang Dasar, Lambang Burung Garuda dan banyak yang lainnya yang merupakan hasil pemikiran beliau. Sehingga sistem demokrasi yang dipakai oleh Negara Indonesia saat ini adalah buah pikir dari Yamin dan rekan-rekan. 

"Bagaimana usaha keras Yamin untuk meyakinkan berbagai tokoh kemerdekaan untuk menyandingkan Kedaulatan Rakyat (demokrasi) dan Kedaulatan Hukum (nomkrasi) di tengan “kepungan” para tokoh lainnya yang menghendaki Negara kita menjadi Negara islam dengan Kahar Muzakar sebagai pentolannya, karena Yamin paham betul bahwa masyarakat Indonesia tidak semuanya beragama Islam yang saat itu menurut data Pemerintahan Hindia Belanda sekitar 78 persen," ujar Prof. DR. Mohammad Mahfud M.D, SH, pada Seminar Wawasan Kebangsaan Memperingati hari Sumpah Pemuda Tahun 2017 di Pelataran Makam Prof. M Yamin SH, Talawi, Kota Sawahlunto, Sabtu, 28 Oktober 2017.  

Ia mengatakan bahwa menurut M Yamin, Negara tidak bisa dibangun hanya dengan demokrasi yang aktualnya hanya soal menang-menangan, tapi harus disandingkan dengan nomokrasi. Demokrasi yang di anut sampai saat ini adalah demokrasi perwakilan. Kebutuhan dan kepetingan masyarakat diwakilkan oleh anggota legislatif di DPR. Dan sebagai manusia, para anggota DPR tidak luput dari kekurangan dan kesalahan. Banyak produk-produk hukum yang mereka buat itu kurang tepat dan kurang benar. 

"Maka dari itu pada suatu kesempatan, Yamin pernah mengususulkan untuk mendirikan sebuah lembaga yang bertugas mengevaluasi produk-produk hukum tersebut. Tapi pada zaman Soekarno, pikiran Yamin ini ditolak, namun sejak zaman reformasi pikiran beliau ini dijadikan sebagai landasan untuk membentuk lembaga tersebut yakni Mahkamah Konstitusi. Jadi, Mahkamah Konstitusi sebagiannya merupakan hasil dari pemikiran Yamin," tuturnya. 

dok Humas Sawahlunto 
Ia menjelaskan bahwa anak bangsa boleh terpisah jauh dari era nya M. Yamin, namun pemikirannya masih melekat dalam kehidupan kita sebagai Negara. Jangan kira orang yang telah mati itu benar-benar mati. Yang mati itu jasad, bukan pemikirannya. 

"Sebagai generasi muda secara umum dan masyarakat Minang secara khusus dan lebih khususnya lagi masyarakat Sawahlunto kita harus bangga sekaligus bertanggung jawab terhadap pemikiran-pemikiran M. Yamin," tambahnya. 

Kemudian, lanjut Mahfud, saat ini sistem rekrutmen politik yang terlalu mahal membuat kepala daerah dan anggota DPR mengembalikan biaya ketika sudah menjabat dengan berbuat korupsi. Akibatnya banyak kepala daerah dan anggota DPR yang kemudian ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

"Mungkin tidak semua melakukan (korupsi-red) karena banyak yang betul juga. Tapi, yang tertangkap memang banyak, saya kira tidak tertangkap banyak juga," ujar Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. 

Ia mengatakan bahwa setiap pejabat semestinya menyadari ada satu lembaga penegakan hukum yang memang dirancang untuk melakukan penegakan hukum secara tepat. Kemudian sistem rekrutmen politik harus pula diperbaiki agar tidak selalu berbiaya mahal yang akibatnya memancing kepala daerah dan anggota DPRD berbuat korupsi. 

Memang sangat ironis di negara ini, korupsi di kalangan pimpinan daerah sudah mewabah. Kemudian, terkait Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan, Pemerintah tidak melarang siapapun mendirikan organisasi kemasyarakatan tetapi kalau sudah menentang dan mengganti ideologi negara maka harus dibubarkan. 

"Jadi, yang diatur di dalam Undang-undang itu tentang Ormas radikal. Lalu, kenapa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dilarang karena organisasi radikal yang ingin mengganti ideologi negara dari Pancasila menjadi negara khilafah. Makq dengan telah diundang-undangkan Perpu Ormas maka HTI sudah dibubarkan. Kalau pun UU Ormas hendak diuji di Mahkamah Konstitusi yang HTI sudah dibubarkan. Sebab, membatalkan yang sudah terjadi tidak bisa lagi dimunculkan lagi," ujar Mahfud MD Ketua Mahkamah Konstitusi Periode  2008-2013. 

Ali Yusuf, Walikota Sawahlunto menyampaikan bahwa sebelum ini masyarakat Sawahlunto secara umum dan Pemerintah Kota secara khusus melupakan keberadaan makam M. Yamin yang merupakan putera asli Kota Sawahlunto. 

“Kita telah melakukan kekeliruan dengan melupakan keberadaan Makam M. Yamin dengan profil ketokohan yang sangat tinggi, bukan hanya di tingkat nasional bahkan sampai ke dunia internasional," ujarnya.  

Ia mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di pelataran Muhammad Yamin bukan untuk menggiring kita ke perbuatan syirik, tapi lebih kepada pemanfaatan ketokohan beliau. Dengan keberadaan makam salah satu tokoh penting dalam sejarah bangsa ini, kita harus bisa mengambil manfaat. 

"Sejak awal kami telah menyadari potensi ini, maka mulai 2014, kami melalui Dinas-dinas terkait terus menggali sejarah tentang Yamin, melakukan riset-riset dengan melibatkan para ahli, termasuk Prop. Mahfud sendiri," katanya.

Kemudian,  lanjut dia, sekarang ini, kita mungkin belum bisa merasakan manfaat keberdaan makam ini. Namun, kedepannya dengan berbagai inovasi dan tentunya  kerja keras bersama masyarakat dan pemerintah, kami optimis Makam M. Yamin ini bisa menjadi salah satu objek wisata edukasi sekaligus sejarah utama di Sumatera Barat. 

"Masih banyak ide-ide yang belum bisa teraplikasikan untuk pengembangan makam M. Yamin ini karna beberapa hal. Untuk itu, mari bersama kita dukung pemerintah kota untuk melanjutkan pengemangan potensi yang sangat luar biasa ini," harapnya. 

Thursday, June 8, 2017

Geliat Kerajinan Bambu Desa Tumpuak Tangah, Promosi Pasar Melalui Ivent Kota

Dusun Batu Kakok, Desa Tumpuak Tangah, Kecamatan Talawi memiliki 125 KK. Dusun Batu Kakok salah satu dusun yang tergabung dalam kampung produktif mempunyai satu kelompok pengrajin anyaman bambu. Dalam kelompok tersebut terdiri dari 10 orang pengrajin bambu untuk membuat anyaman sesuai dengan pesanan. 

"Tahun 2012 lalu di Dusun Batu Kakok memiliki Pusat Pelatihan Anyaman berupa Sanggar Anyaman Bambu. Namun, sanggar tersebut tidal lagi berjalan sebagaimana seharusnya, karena ketua sanggar tidak lagi berada di tempat. Ketua sanggar pindah ke Padang bersama keluarga sehingga Sanggar Anyaman Bambu tidak lagi jalan," ujar Damris Mantari Nyalo, Kepala Dusun Batu Kakok, Desa Tumpuak Tangah, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, kepada Penulis, Selasa, 6 Juni 2017.

Ia melanjutkan bahwa keberadaan sanggar tersebut pada masa kejayaannya telah banyak membina dan melatih kader dengan baik. Berbagai produk anyaman bambu pun dipelajari dan dikembangkan kepada masyarakat. Sampai pada tingkat kesulitan pun bisa dilakoni seperti membuat rantang yang bertingkat. 

"Sanggar tersebut fakum sejak tahun 2014 silam karena ketua sanggar pindah ke Padang. Semenjak itu, tidak ada lagi aktifitas di sanggar tersebut untuk memdapatkan ilmu anyaman baru. Namun, anggota sanggar masih ada dan membuat anyaman bambu di rumah masing-masing. Kemudian, pengrajin membuat rantang bungkusan nasi yang dibuat oleh masyarakat," katanya.

Rantang untuk mengantarkan nasi pun bisa di buat oleh anak sanggar. Semuanya berbahan bambu termasuk bahan penjinjing rantang tersebut dibuat menggunakan bahan yang terbuat dari bambu," sebutnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa saat ini anggota sanggar masih tetap memproduksi produk anyaman bambu di rumah masing-masing. Kemudian didusun Batu Kakok ada sekolompok pengrajin anyaman bambu. Kelompok tersebut ada memproduksi anyaman bambu secara bersama dan ada pula sendiri-sendiri.

"Namun yang menjadi keluhan bagi pengrajin saat ini adalah sulitnya pangsa pasar produk anyaman. Karena tidak ada pangsa pasar tempat bembuangan produk anyaman bambu sehingga produksi berkurang. Hanya saja memproduksi anyaman bambu sesuai dengan permintaan konsumen. Karena sebelumnya dibuat semuanya jenis jerajinan bambu, seperti bakul, niru, sapu lidi warna warni dan sebagainya," akunya.

Syahruni, Sekretaris Desa Tumpuak Tangah Kecamatan Talawi mengatakan bahwa Desa Tumpuak Tangah memiliki 596 KK terdiri dari 6 Dusun. Desa Tumpuak Tangah merupakan kampung produktif anyaman bambu. Ada sebanyak 25 KK terdiri dari dua kelompok pengrajin anyaman bambu. Dalam kelompok tersebut ada 10 orang anggota dan ada yang 15 orang anggota dalam kelompok. 

 "Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, sebagai kampung produktif Desa Tumpuak Tangan memprogramkan pelatihan kepada pelaku dan pengrajin anyaman bambu. Pelatihan tersebut guna untuk meningkatkan kualitas produksi anyaman bambu yang siap bersaing di pasar," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa untuk permodalan bagi pelaku usaha dan pengrajin anyaman bambu diberikan bantuan modal dari Baznas. Namun, untuk pangsa pasar penjualan hanya dilakukan pada masyakat sekitar. "Untuk pasar khusus penjualan anyaman bambu yang terencana belum ada karena tidak ada tempat dan lokasi khususnya di Desa Tumpuak Tangah," katanya.

Sementara itu, Badan Usaha Milik Desa (BumDes) juga belum berjalan maksimal karena belum memiliki kantor yang representatif. Sebab, BumDes tersebut diharapkan mampu menjual dan membeli produk kerajinan tangan. Maka, produk tersebut tentu akan disimpan kator BumDes, sedangkan BumDes belum ada kantor. "Ini menjadi suatu kendala bagi kita untuk menjalankan BumDes. Selain hasil kerajinan tangan BumDes juga akan mencanangkan pembelian produk pertanian masyarakat seperti Kakao dan Pinang berkerja sama dengan pihak ke tiga," paparnya.

Kemudia, lanjut dia, selain kerajinan bambu di Desa Tumpuak Tangah juga terdapat home industri (industri rumah tangga) lainnya seperti bertenun songket, Pupuak Kompos, menjahit gorden, Minyak Tanak Kelapa, dan Kue Pesanan. "Sehingga untuk menambah penghasilan keluarga banyak lahir home industri maka diresmikan oleh pemerintah kota sebagai kampung produktif," katanya.

Asril Hasan, Camat Talawi mengatakan bahwa Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto terdiri dari sebelas desa yang memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Ada dua desa yang telah dicanangkan penjadi kampung produktif, yakni Desa Sikalang dan Desa Tumpuak Tangah. Kedua desa ini telah diresmikan menjadi kampung produktif oleh pemerintah kota dan akan mengikuti desa-desa lainnya.

"Pemerintah kota mencanangkan kampung produktif dengan satu desa memiliki satu prodak dan keunggulan. Kampung produktif ini untuk peningkatan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat," Ujarnya. 

Ia menyebutkan bahwa potensi yang dimiliki oleh Desa Sikalang adalah kelompok pembuat tempe dan kelompok membuat kerupuk Belinjo (Baguak). Kemudian, kelompok pemuda pembuat sablon dikenal dengan nama kelompok Asika.

"Kalau Desa Tumpuak Tangah potensinya adalah kerajinan Bambu sebagai industri rumah tangga (home industri). Kerajinan "songgen" pembuat berbagai kerajinan berbahan bambu seperti membuat Niru. Membuat pot bunga, renteng tempat meletakan air mimun, membuat tempat tissu dan lain sebagainya," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kerajinan tangan berbahan bambu tersebut terus dilakukan pengembangan dan inovasi agar pangsa pasarnya lebih terarah. Pengrajin tidak hanya sekedar membuat Bakul dan Katidiang saja, namun telah mampu berinovasi. Seperti saat ini, pengrajin telah mulai membuat kotak untuk pembuatan tempat penyimpanan songket.

"Jadi, saat ini jika pembelian songket tersebut telah dibungkus dengan kotak yang terbuat dari anyaman bambu. Kemasan songket tersebut dibuat dengan tujuan agar songket terlihat lebih elegan dan lebih mewah," sebutnya.

Kemudian, lanjut dia, pangsa pasar yang telah disiapkan adalah penjadikan momen dan kegiatan kota untuk ajang promosi prodak unggulan seperti kerajinan "Songgen", Pembuat Tempe Olahan dan Sablon. "Kerajinan bambu ini masih dalam bentuk kelompok tidak berdasarkan individi. Ada empat kelompok pengrajin bambu di Desa Tumpuak Tangah. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang untuk meningkatkan hasil produksi anyaman bambu," paparnya.

Asril mengatakan bahwa selain kerajinan bambu kemasan songket ada pula kejarianan bambu yang untuk membuat Payuang Kote Desa Bukit Gadang Dusun Tobak Jayo. Satu prodak dan satu keunggulan di setiap Desa akan diikuti oleh desa yang lain. Kemudian, untuk pemasarannya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di masing-masing desa.

"Pencanangan setiap desa memiliki satu prodak dan keunggulan sedang dilakukan terutama dibidang perkebunan seperti Desa Talawi Mudiak, keunggulannya adalah Kelengkeng, Desa Talawi Hilir keunggulannya buah Naga dan Nangka Mini. Maka, pemasarannya masih dalam lingkup kecil, jika ada kegiatan di kantor pemerintahan seperti di Kecamatan Talawi ini," katanya. 

Deswanda, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sawahlunto menyebutkan bahwa pemerintah kota Sawahlunto telah mencangkan kampung produktif. Ada lima kampung produktif yang diresmikan seperti Dusun Luak Badai memiliko kerajinan songket, Dusun Kayu Gadang produksi sepatu, Desa Sikalang memproduksi Konfeksi, Desa Rantiah kerajinan tangan dan Desa Tumpuak Tangah produksi anyaman bambu. Pemerintah Kota Sawahlunto menargetkan 8 Kampung produktif hingga tahun 2018 mendatang.

"Kampung Produktif bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Produksi kerajinan tangan seperti kerajinan bambu yang ada di Desa Tumpuak Tangah sebagai pendapatan tambahan bagi keluarga," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa untuk peningkatan pasar produksi kerajinan bambu terus dilakukan terutama dalam internal kota Sawahlunto. Pengarajin di Desa Tumpuak Tangah Kecamatan Talawi memiliki tiga kelompok pengrajin bambu. Pembuatannya ada dilakukan secara berkelompok dengan ditempatkan pada suatu tempat untuk dipasarkan.

"Upaya pemerintah kota melakukan pembinaan terus dilakukan terutama memberikan pelatihan terharap pengrajin anyaman bambu. Pengrajin tersebut diberikan pelatihan membuat motif berbagai bentuk anyaman bambu yang diberikan kepada masyarakat pengrajin anyaman bambu. Karena selama ini pengrajin hanya membuat bakul, katidiang dan niru saja serta belum ada inovasi. Maka dari itu diperilah pelatihan kepada pengrajin anyam bambu membuat motif yang lebih menarik," katanya.

Selanjutnya, untuk pemasaran anyaman bambu pemerintah kota berusaha melakukan pengembangan dengan mengadakan pameran. Memang saat ini pemasan anyaman bambu tersebut dilakukan tingakat internal dalam kota. Artinya, pemasaran anyaman bambu tersebut hanya dilakukan tingkat kota Sawahlunto. 

"Upaya pemerintah kota melakukan pemasaran dengan cara setiap kegitan formal seperti rapat, telah membeli bungkusan snack yang terbuat dari anyaman bambu. Sehingga produksi anyam bambu berupa kemasan snack tetap terpasarkan dikalangan pemerintahan. Hal ini sebagai langkah awal untuk pangsa pasar produksi anyaman bambu yang ada di kota ini. Namun, untuk jangka panjang tentu promosi terus dilakukan yang berkaitan dengan ivent kota, baik itu berskala nasional maupun internasional," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya masyarakat pengrajin bambu hanya membuat bakul dan niru saja yang di jual kepasaran tradisional. Namun, belum banyak masyarakat, khususnya pengrajin yang berinovasi untuk membuat motif anyaman lainnya seperti tempat, penyimpanan pensil, tempat menyimpan tisu dan lain sebagainya. Maka, dari itu pemerintah kota memberikan pelatihan kepada pengrajin agar bisa membuat anyaman bambu yang lebih kreatif dan menarik.

"Kita tetap menghimbau masyarakat yang sebelumnya membuat kerajinan bambu berupa niru, Ketidiang, Bakul dan terus ditingkatkan. Namun, inovasi terus dilakukan seperti membuat tempat pensil. Kalau tempat pensil pangsa pasarnya di sekolah, memudian tempat tisu di pengsa pasarnya di perkantoran pemerintah. Dekranasda Sawahlunto juga membantu pemasarannya untuk dipromosikan produk kerajinan bambu khususnya kampung produktif Desa Tumpuak Tangah," paparnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kota juga telah memberikan bantuan kepada kelompok pelaku kerajinan bambu. Dua kelompok pengrajin anyaman bambu tersebut untuk biaya modal usaha telah disalurkan kepada pengrajin. Kelompok pengrajin bantuan permodalan dibantu oleh Baznas Kota Sawahlunto. "Untuk kelompok pengrajin lainnya memang belum mendapatkan bantuan modal usaha. Namun, proposal bantuan modal usaha industri kreatif telah masuk hanya saja tinggal menunggu transfer dana dari Kementerian Industri Ekonomi Kecil Menengah. Jadi, tidak ada kelompok yang tidak dibantu permodalannya. Perbantuan modal dari kementerian sebesar Rp12 juta untuk kelompok," lanjutnya.

Bantuan lainnya dari pemerintah kota berupa stiker pelengkap yang dipasang pada kemasan snack. Stiker tersebut disebarkan sebanyak 100 lembar kepada pengrajin kemasan snack. Kemudian, untuk kemasan songket yang terbuat dari bambu belum menemukan bentuk kemasan yang pas. Sehingga belum bisa dijadikan sebagai bentuk kamasan bisa dikomersilkan. "Kita terus melakukan inovasi untuk kemasan Songket Silungkang sehingga terlihat lebih menarik dan lebih elegan. Kita dorong terus pengrajin agar selalu berkarya lebih kreatif sehingga hasil anyaman bambu tersebut bisa bersaing dan bisa menambah pendapatan keluarga," paparnya.

Sunday, June 4, 2017

Alokasi Dana Safari Ramadhan Rp2 Miliar

Sebanyak 12 tim safari ramdhan 1438 H provinsi tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Yakni Gubernur-wakil gubernur, Sekda Provinsi Sumatera Barat, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, Kapolda Sumbar, Jaksa Tinggi. Alokasi dana yang disiapkan untuk syafari ramadhan mencapai Rp2 Miliar. Kemudian bantuan masjid setiap datang sebesar Rp20 juta.

"Hari ini tim syafari ramadhan sudah tersebar dan kami bertugas di kota Sawahlunto. Safari ramadhan merupakan pertemuan untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat kabupaten/kota. Kemudian bagaimana memberikan informasi provinsi berkaitan dengan kabupaten kota. Kita melihat bagaimana sektor ekonominya, pemerintahannya dan bidang pendidikan," ujar Nasrul Abid, Wakil Gubernur Sumatera Barat, saat menyampai kata sambutan Masjid Thayyibah, Desa Tigo Tumpuak Kecamatan Talawi tim, Senin, 29 Mei 2017.

Ia mengatakan bahwa Sawahlunto termasuk salah satu Kabupaten/kota angka kemiskinan terendah di Sumatera Barat hanya 2 persen. Kemudia segi ekonominya juga bagus, terlihat dari masjid tempat bersyafari jauh dari pusat kota dan terlihat bagus. Artinya masyarakatnya memang sejahtera dan agamanya bagus. "Tentunya harapan kita, mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat agar kehidupan keagamaan ini adalah dalam rangka menata kehidupan kita kedepan," katanya.

Kemudian, lanjut dia, berkaitan dengan perpecahan kepala daerah kabupaten/kota, Pemerintah provinsi telah membentuk tim untuk menetralisir kepala daerah yang pecah konsi. Maka, tim yang sudah dibentuk dirapatkan kembali besok. 

"Tim yang dibentuk dari provinsi ada asisten I, II dan III, Biro Pemerintah, Biro Hukum, BKD, termasuk Inspektor. Kemudian dalam peosesnya nanti juga akan dilakukan mediasi bersama agar mereka kembali seperti semula. Formulasinya tentu kota akan beranjak dari undang-undang terlebih dahulu, tentang kewenangan," tuturnya.

Menurutnya, bupati/walikota harus paham undang-undang, tugas dan kewenangan seperti apa. Wakil juga harus mengetahui kewenangannya seperti apa. Mulai dari situ dulu, kamudian bisa dikembangkan lebih lanjut apa akar persoalannya.

"Kita sudah mencoba dan melakukan penilaian dari provinsi ada beberapa yang sudah mulai retak. Harapan kita hal itu jangan sampai terjadi, karena hal ini kepemimpinannya baru berlangsung 1,5 tahun dan telah ada yang pecah konsi," katanya.

Ia melanjutkan bahwa harapan pemerintah provinsi hal ini tidak akan terjadi, karena berdasarkan undang-undang 23 ada kewenangan gubernur, dalam rangka pembinaan dan pengawasan dan efaluasi. Untuk itu, Pemprov mencoba melihat sejauh mana permasalahan yang selama ini barangkali mereka kurang paham dari segi pembagian kewenangan. Juga dari segi hal pembagian tugas diluar undang-undang.

Karena memang sebenarnya kalau bupati atau walikota mereka baca undang undang sebenarnya tidak ada permasalahan dan kemudian tentu wakil bupati memahami bahwa kewenangan itu ada sama bupati dan tidak sama wakil, diharapkan tentu saling memahami. 

"Kita dari provinsi akan melakukan pembinaan terhadap mereka agar jangan masyarakat korbankan. Daerah kabupaten/kota yang pecah konsi tersebut akan ketahuan di kemudian hari. Selanjutnya, untuk wabah DBD di pesisir selatan telah ada laporan dari masyarakat biasa, tetapi untuk sementara kewenangan di kabupaten kota. Besok akan dilakukan koordinasi dan kominikasi dengan tim provinsi untuk turun ke bawah atau kabupaten," katanya.

Ali Yusuf, Walikota Sawahlunto menyebutkan bahwa pemerintah kota Sawahlunto menjadi SMPN2 sekolah unggul inovasi dengan daerah yang sudah ada di Sumatera Barat sesuai denhan program di Sawahlunto. Bahwa menginginkan anak berkarakter, beriman dan bertaqwa. "Kami didasari keinginan menjadikan kota Sawahlunto sebagai destinasinya wisata di Sumbar dan Nasional. Segala kelemahan dan kebijakan yang dimiliki dan koordinasi mampu mengimbangi antara dunia dan akhirat kelak," katanya.

Ia mengatakan bahwa meskipun agak terlambat, tetapi kami percaya diri, kompiden akan menyamai dengan kota lain yang telah ada. Hal ini didasari dengan adanya Prof. M Yamin ada di Sawahlunto yang membuat pemerintah kota terinovasi setelah pulang dari belanda, dimana disana tingkat disiplin diri tiap individu sangat tinggi yang tertanam dalam hati. Sehingga antara yang satu dengan yang lain agar meperdulikan hati, seperti yang disampaikan pencerah tim provinsi, maka Sawahlunto membangun sekolah unggul. 

"Unggulnya adalah siswa bisa menghafal alquran 1,5 juz persemester dan selama setahun bisa menghafal alquran 3 juz. Kemudian, tamatan sekolah unggul ini bisa menghafal 9 juz ayat alquran. Kemudian toufl bahasa inggris harus mencapai 400 hingga tamat. Sehingg lulusan SMPN2 bisa bersaing ke jenjang pendidikan selanjutnya dan mampu berkopetisi dimasa mendatang," katanya.

Kemudian, lanjut dia, tidak tertutup kemungkinan lulusan SMPN2 ini juga bisa disiapkan menjadi gaet pendukung halal tourism dan pengembangan wisata. Maka dari itu harus disiapakan touflnya mencapai 400 agar bisa bahasa inggris dan kemunikasi dengan lancar. 

"Wisata halalnya dengan nilai-nilai agama yang terkandung dalam alquran pada anak kita. Siswa tersebut juga disiapkan untuk bisa mengusai komunikasi internasional dalam pengembangan wisata. Kita menargetkan 3 tahun kedepan, kemudian kedepannya melalui gubernur akan membangun SMA unggul di Sawahlunto," katanya.

Ia menjelaskan bahwa pada tanggal 5 Juni akan dibuka pendaftaran dengan seleksi jika anak telah memiliki sertifikat khatam alquran 1 juz maka masuk tampa mengikuti tes. Kemudian, masuk melalui tes syaratnya harus hafal minimal 15 surat dalam juz 30. "Artinya melalui safari ramadhan ini melalui wakil gubernur akan disuapkan SMA unggul, karena kewenangan dan kebijakan melalui provinsi," katanya.

Tuesday, May 9, 2017

Produksi Kakao Sawahlunto Capai 60 ton Perbulan

Produksi Kakao sejak Januari 2017 mencapai 60 ton tiap bulannya dari 27 Desa dan 10 Kelurahan. 60 ton Kakau perbulan tersebut akan diupayakan me-manage-nya dan meningkatkan hasil produksi, dengan melakukan sambung samping Kakao. Hal ini agar bisa dimanfaatkan sebagai pilot project tiap desa dan kelurahan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. 

"Produkai tersebut masih jauh dari harapan, karena selama ini adanya penyakit Kakao dan tidak tertutup kemungkinan kesalahan kita yang kurang memperhatikan dan merawat Kakao itu sendiri. Saya telah mencoba sejak tahun 2002 pada 300 batang kakao dengan cara sambung samping. Jika ini berhasil maka dihimbau kepada desa dan kelurahan untuk mengajak masyarakat memakai sambung samping," Ujar Ali Yusuf, Walikota Sawahlunto, saat pidato pelantikan Kepala Desa Kubang Utara Sikabu, Kecamatan Lembah Segar, Selasa, 9 Mei 2017.

Ia mengatakan bahwa sambung samping Kakau tersebut bisa berhasil maka barulah akan disampaikan pada desa dan kelurahan agar bisa di bantu oleh desa dan kelurahan untuk melakukan penyuluhan terhadap masyarakat agar Kakao dikelola secara baik sehingga produksi kakao bisa ditingkatkan.

"Harga Kakau saat ini bisa berkisar Rp16.000 hingga Rp19.000 perkilo, harga tersebut masih normal. Untuk meningkatkan harga jual, maka karang taruna Lunto Barat dengan Peringkop akan melakukan kerja sama bagaimana memanfaatkan Kakao 60 ton perbulan tersebut dikelola menjadi pasta coklat," katanya.

Maka, lanjut dia, dari itu pemerintah kota di aggaran perubahan anggaran ini akan mencsngkan dana untuk memperbaiki UPTD yang ada di Muara Kalaban yang akan di kelola oleh Karang Taruna untuk membuat pasta yang lebih baik di kota Sawahlunto. "Desa Kubang Utara Sikabu telah pernah mengelola pasta tersebut dan sejatinya digerakan kembali sehingga potensi potensi yang ada bisa dimanfaatkan," paparnya.

Ia menambahkan bahwa untuk percepatan pembangunan dan kemajuan masyarakat sejahtera dengan memanfaatkan potensi yang ada. Hal itu telah dimulai sejak pemerintahan walikota Subari Supardi dengan membentuk pondasi budaya untuk menjadi kota tambang yang berbudaya tahun 2020. Kemudian, dilanjutkan dengan walikota Amran Nur (2008-2013) meletakan pondasi dasar Subari Supardi untuk pembangunan kota Sawahlunto. 

"Amran Nur (Alm) bagaimana ekonomi kerakyatan tersebut bisa dilaksanakan diantaranya dengan menanam kakao dan karet. Maka, tahun 2012 hingga saat ini gonjang ganjing harga karet dan kakao tidak menentu, dan tidak perlu putus asa dengan anjloknya harga karet dan kaku tersebut," tutuknya.

Ali Yusuf menjelaskan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai langkah antisipasi yang dilakukan. Pada tahun 2013-2015 telah dilaksanakan pembibitan kakao dan karet di kota Sawahlunto. Ada sebanyak 1.250.000 batang bibit Kakao dan 1.500.000 bibit karet. Sementara kota Sawahlunto memiliki luas sebesar 23.345 m persegi, hanya 7 persen untuk lahan pertanian yang bisa di manfaatkan dari luas tanah yang ada.

"Tidak ada lagi lahan untuk menanam karet dan kakau, maka pemerintah kota mengajak dan menghimbau bagaimana mengelola serta memelihara kakao dan karet yang ada dengan baik, guna menambah penghasilan dan pendapatan keluarga dengan terpelihara secara baik," ujarnya.

Saturday, May 6, 2017

Jelang Ramadhan Harga Sembako Naik

Jelang Ramadhan 1438 Hijriah senumlah harga sembako mulai merangkak naik. Kenaikan harga terjadi pada harga cabe merah dan cabe rawit. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada harga harga bawang putih, kentang dan tomat.

"Harga cabe merah saat ini untuk pengencer di jual seharga Rp35 ribu perkilo gram untuk cabe merah Solok. Kenaikan harga terjadi karena kelangkaan cabe merah karena petani cabe merah tidak lagi panen," Ujar Yayan, 32, pedagang pasar Sawahlunto, blok c, kepada Penulis, Jumat, 5 Mei 2017.

Ia menyebutkan bahwa harga cabe merah sebelum di jual seharga Rp27 ribu perkilo dari agen. Kemudian untuk pengencer di jual seharga Rp30 ribu perkilo. Kenaikan harga jual sebesar Rp2 ribu perkilo. 

"Kenaikan harga ini terjadi mulai sejak seminggu belakangan. Kemudian harga cabe saat ini mencapai Rp35 perkilo gram untuk pengencer. Selanjutnya harga jual dari agen di jual Rp32 perkilo gram," ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Anis, 50, pedagang pasar Sawahlunto blok C mengatakan bahwa sejumlah harga mengalami kenaikan terutama harga cabe merah dan cabe rawit. 

"Harga cabe merah di jual Rp32 ribu perkilogram untuk pengencer. Sedangkan harga dari tingkat agen di jual sebesar Rp31 ribu perkilo gram. Kenaikan harga terjadi Rp1000 perkilogram," katanya.

Ia melanjut bahwa kenaikan tersebut terjadi sejak beberahari hari belakangan karena berkurangnya pasokan cabe merah di pasar. Biasanya cabek merah ini masuk dari batusanka dan Solok, namun pasokannya saat ini berkuruang. 

"Kenaikan harga ini dimungkinkan akan terus berlangsung hingga ramadhan mendatang. Karena harga bahan pokok muda ini harganya tidak pernah stabil terutama harga cabe, karena setiap hari harganya bisa naik turun," tuturnya.

Selain cabe merah, lanjut dia, kenaikan harga juga terjadi pada cabe rawit. Cabe rawit sebeluknya di jual Rp9000 perkilo gram. Namun, harga terus mengalami kenaikan hingga mencapai harga Rp15 ribu perkilogramnya. 

"Kenaikan harga cabe rawit ini terjadi sejak seminggu belakangan. Karena tingginya permintaan terhadap cabe rawit dari konsumen. Sebab, jika cabe merah harganya naik, maka harga cabe rawit juga akan ikut naik. Karena, konsumen akan mencampurkannya dengan care rawit agar sambalnya lebih pedas, makanya harga cabe rawit harganya pun melonjak naik," paparnya.

Kemudian, lanjut dia, cabe hijau juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp2000 perkilogram. Sebab, sebelumnya cabe hijau di jual seharga Rp18 ribu, saat ini cabe hijau di jual Rp20 ribu. 

Emi, 52, Pedagang Pasar Sawahlunto blok C menyebutkan bahwa kenaikan harga juga terjadi pada harga bawang putih. Saat ini bawang putih di jual Rp15 perkilogram. Sebelumnya bawang putih di jual Rp13 ribu perkilogram naik Rp2000 perkilo sejak sepekan terakhir. 

"Tomat juga mengalami kenaikan harga Rp1000 perkilogram, sebelumnya tomat di jual Rp8000 perkilogram. Kemudian, kentang juga mengalami kenaikan harga yakni sebelumnya dijual Rp10 ribu. Saat ini kentang di jual Rp12 ribu perkilogram," katanya.

Ia melanjutkan bahwa hargs minyak curah juga mengalami stabil sejak sepekan lalu masih dalam kisaran Rp11 ribu perkilogram. Sedangkan telur ayam buras mengalami kenaikan harga dari biasanya yakni Rp37 ribu perdus. 

"harga encer untuk 10 butir telur ayam buras di jual Rp13 ribu. Kemudian harga sebelumnya untuk satu dus telur ayam buras di jual Rp32. Terjadi kenaikan harga Rp2000 dari harga sebelumnya. Sementara untuk harga beras masih stabil berdasarkan jenis beras. Untuk satu liter beras di jual Rp13 ribu," katanya.

Wednesday, May 3, 2017

961 Siswa SMP dan MTs Sawahlunto Ikut UNBK Berjalan Lancar

Sebanyak 961 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasayah Tsanawiyah (MTs) Kota Sawahlunto mengikuti ujian nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dari 961 peserta UNBK, kesemuanya itu berasal dari 11 SMP dan 3 MTs di antaranya SMP 1, SMP 2, SMP 3, SMP 4, SMP 5, SMP 6, SMP 7, SMP 8  dan SMP 9, SMP  Muhammadyah Silungkang dan SMP – SDI Silungkang, sedangkan tiga madrasyah yang ikut adalah MTsN Sawahlunto, MTsN Talawi serta MTs Swasta Lunto.

"Ujian tersebut di laksanakan pada tanggal 2,3,4 dan 8 Mei 2017. Dalam pelaksanaan UNBK tersebut hanya 3 sekolah yang melaksanakan UNBK di sekolahnya, yaitunya SMPN 2, SMPN 7 serta SMP-SDI Silungkang. Sedangkan 11 sekolah lainnya masih menumpang baik itu di SMAN 1, SMKN 1 dan SMKN 2 Sawahlunto serta SMP yang melaksanakan UNBK," ujar Supar, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, kepada Penulis, Rabu, 3 Mei 2017.

Ia menyebutkan bahwa Seluruh SMP  dan MTs di Kota Sawahlunto menerapakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dalam pelaksanaan UNBK di hari pertama ini berjalan lancar dan begitu pula pada hari kedua.

"Ujian nasional hari kedua UNBK berlangsung belum ada laporan mengenai adanya gangguan pelaksanaan ujian, begitu juga dengan kekurangan siswa peserta ujian," katanya.

Ludfi Nut Syamsu, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) N 7 Sawahlunto menyebutkan bahwa ada sebanyak 48 orang siswa yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer. 

Kemudian, 55 orang siswa MTsN Sawahlunto mengikuti UNBK yang berpusat di SMPN 7. 
"Sarana pendukung untuk UNBK di SMPN 7 ada sebanyak 20 unit komputer. 3 unit komputer cadangan dan 2 unit komputel selver serta 2 unit komputer selver cadangan," katanya.

Ia menyebutkan bahwa selama dua hari UBMK berlangsung tidak ada kendala dan berjalan lancar. Meskipun demikian sekolah tetap melakukan upaya antisipasi untuk kelancaran UBMK. Karena UNBK berlangsung secara terpih antara SMPN7 dan MTsN. Hal ini bertujuan agar tidak ada ganguan selama ujian berlangsung.

"UMBK berlangsung tiga sesi dalam sehari dengan memanfaatkan dua lokal labor komputer. Satu lokal dimanfaatkan oleh siswa SMPN 7 dan satu lokal manfaatkan olah siswa MTsN untuk UNBK. Masing-masing lokal telah disediakan ganset apabila terjadi lampu mati saat ujian sedang berlangsung," tuturnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk selver yang digunakan dalam UNBK juga telah diberikan pembekalan kepada siswa sebelumnya. Sistem aplikasi yang bekerja telah diberikan pengetahuan terhadap siswa dengan mengikuti simulasi 2 dan 3.

"Selama ujian berlangsung jaringan juga berjalan dengan lancar dan aman. Meskioun demikian sekolah tetap menyediakan cadangan jaringsn tambahan dengan memanfastkan indromax. Jika jaringan termasalah kita bisa memanfaatkan jaringan indromex," tukuknya.

Ia menambahkan bahwa siswa yang mengikuti UNBK terdiri dari tiga sesi. Siswa SMPN 7 dengan mengikuti ujian UNBK sesi I sebanyak 16 orang, sesi II sebanyak 16 dan sesi III sebanyak 14 orang. Kemudian, siswa MTsN yang mengikuti ujin juga terdiri dari tiga sesi yakni sesi I berjumlah 19 orang siswa, sesi II sebanyak 17 orang dan sesi III sebanyak 17 orang. 

"Hari ini siswa mengikuti ujian nasional mata pelajaran Matematika, kemarin (senin, red) siswa ujian mata pelajaran bahasa Indonesia. Kamis mata pelajaran Bahasa Inggris, dan Senin depan mata pelajaran IPA," ujarnya.

Ludfi Nut Syamsu mengungkapkan bahwa selama ujian berlangsung di awasi oleh 7 orang guru pengawas ujian untuk SMPN7 dan 6 orang guru pengawas MTsN. 

"Selama ujian belangsung dalam ruangan hanya di perbolehkan dua Proktor dan pengawas. Selain itu tidak dibenarkan guru yang lain untuk masuk rungan selama ujian berlangsung," katanya.

Memasyarakatkan Olahraga Sawahlunto Tuan Rumah Gala Desa

Sawahlunto, di percaya menjadi tuan rumah Gala Desa dan Goes Pesona Nusantara untuk tiga kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dua kegiatan olah raga tersebut dikemas dalam konsep gerakan kementerian "Ayo Olah Raga" yang telah di launching pada beberapa waktu lalu. Iven gala desa dan goes pesona nusantara akan berlansung pada 9 Juli hingga 9 September mendatang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olah raga guna mencari bibit atlet. Sebab, Kemenpora menyadari bahwa bibit atlet tidak hanya milik kota saja, namun desa juga memiliki potensi yang luar biasa dengan bakat yang dimiliki," ujar Efriyanto, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olah Raga Sawahlunto, Sumatera Barat, kepada Penulis, Selasa, 2 Mai 2017.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut sesuai dengan potensi dan kondisi daerah masing-masing kapan waktu penyelenggaraan iven yang akan dilakukan. Kementerian hanya menyesuikan iven yang digelar sesuai dengan kesiapan daerah penyelanggara kegiatan.

"Untuk penyelenggaraan iven gala desa tersebut diserahkan pada daerah masing-masing, kapan waktu pelaksanaannya. Begitu pula dengan goes pesona nusantara juga diberikan kepada daerah masing-masing," katanya.

Ia menyebutkan bahwa konsep gala desa yang akan digelar dengan konsep kompetisi antar desa untuk enam cabang olah raga yang di fasilitasi oleh kementerian olah raga. Enam cabang olah raga tersebut yakni Sepak Bola antar desa, Altetik, Volly, Tenis Meja dan Bulu Tangkis.

"Enam Cabang olah raga ini akan star pada tanggal 9 juli dan berakhir tanggal 9 Sept. Kegiatan tersebut akan digelar hari Sabtu-Minggu dan tidak berdasarkan pada iven pada umumnya. Yakni, sekali digelar berturut-turut hingga tuntas dan barakhir pada penutupan," paparnya.

Kamudian, lanjut dia, Enam cabang olah raga tersebut akan di gelar di enam desa yang berbeda. Hal ini akan menjawab animo masyarakat kegiatan tersebut digelar tidak hanya terpusat pada satu titik saja.

"Kita penyelenggaraan ini akan dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan gala desa dengan tujuan gezahnya akan lebih terasa. Gala Desa tersebut ada lima kabupaten/kota se Sumbar mendapat sporting dari kementerian," katanya.

Kemudian, Goes Pesona Nusantara ada tiga kabupaten/kota penyelenggara, yakni Payakumbuh, Bukittinggi dan Kota Sawahlunto. Geos pesona nusantara merupakan kegiatan olahraga memasyeakatkan bersepeda dan menjadi tuan rumah goes nusantara.

Ia menyebutkan bahwa sumbar mendapat tiga tuan rumah penyelenggara iven Goes Pesona Nusantara yang dapat dipercaya oleh kementerian yakni Payakumbuh, Bukittinggi dan Kota Sawahlunto. Sementara itu, Sawahlunto menggelar geos tersebut digerlar bersamaan dengan pembukaan gala desa yakni 9 Juli mendatang.

"Goes tersebut digelar selama sehari dengan konsep sepeda santai dengan target 1000 peserta. Rute yang akan direncanakan untuk gues pesona nusantara yakni, makam M. Yamin, Kandih, Sawahlunto dan berakhir di Kota Lama," tuturnya.