Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Tuesday, November 7, 2017

Tour De Singkarak 2017 Diikuti 36 Negara Rebut Hadiah Rp2, 3 Miliar

Sawahlunto Host Stage II Berlokasi di Lapangan Segitiga

doc. Tour de Singkarak 2016 
Tour de Singkarak 2017 akan segera digelar, mulai dari 18-26 November 2017 mendatang. Penyelenggaraan TdS 2017 diikuti 20 tim balap sepeda yang terdiri dari 16 tim Internasional dan 6 tim nasional yang berasal dari 36 negara dengan total kurang lebih 200 peserta. Para peserta berpacu memperebutkan total hadiah, sebesarRp 2,3 miliar. Pelaksanaan TdS yang menyusuri alam Minangkabau memiliki beraneka ragam obyek wisata alam (nature) dan budaya (culture). 

"TdS tidak hanya mengenalkan destinasi Danau Singkarak semata, juga destinasi lainnya menjadi lebih dikenal masyarakat di antaranya Lembah Harau, Kelok 9, lstana Pagaruyuang, Pantai Gandoriah, Pantai Padang, serta Pantai Tiram, termasuk kawasan kota tua Sawahiunto sendiri," ujar Efriyanto Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, Senin, 6 November 2017. 

doc. Tour de Singkarak 2016 
Ia mengatakan bahwa TdS 2017 ke-9 akan menempuh total jarak 1196,2 km melewati 9 stage. Sawahlunto merupakan stage ke 2 TdS dengan rute yang akan dilalui adalah Kabupaten Pesisir Selatan Kota Sawahlunto (155.9 km). Star dimulai dari Pantai Carocok Painan menuju Tarusan Jalan Barung-Barung Balantai. Kemudian Bungus-Bukit Lampu, Bandar Buat Taman Hutan Raya Bung Hatta, Air Sirah Pertigaan Cupak Koto Baru. Selanjutnya Selayo Perempatan Simpang Rumbio Terminal Bareh Solok, kemudian Silungkang -Simpang Muara Kalaban depan SMAN 1 Kelok S Pasar Remaja Lapangan Segitiga (Finish).

"Sebagai Host Stage II pada Tour de Singkarak 2017 akan berlokasi di Lapangan Segitiga Sawahlunto. Hal ini akan sangat prestisius karena akan mempromosikan Kota Tua Sawahiunto sebagai brand dan ikon panwisata Sawahiunto. Selain itu juga dipercaya sebagai host akomodasi bagi tim teknis Tour de Singkarak 2017 seperti marshall team, routing team, Media nasional, Tim Kemenpar dan tim lainnya. Hotel Parai, Hotel Ombiiin dan Wisma Pemda telah dipiot sebanyak 56 kamar untuk 2 malam (in 19 November, out 21 November) yang diperuntukkan bagi kurang Iebih 101 orang tim teknis," tambahnya. 

Ia menyebutkan bahwa hal yang berbeda di Tour de Singkarak di Sawahlunto juga akan terlihat pada saat bersamaan, juga diadakan Jambore Pemuda Indonesia yang diikuti oleh para pemuda dari 34 propinsi di indonesia. Para pemuda ini akan ikut menyaksikan meriahnya iven Tour de Singkarak 2017 di Kota Sawahlunto dengan memakai pakaian adat dari daerah masing-masing. Selain itu antusias masyarakat Sawahlunto juga tinggi menyaksikan Tour de Singkarak. 

"Kita juga mengerahkan pelajar se - Kota Sawahlunto di sepanjang rute yang dilalui di Kota sawahlunto juga akan menambah sémarak iven bergengsi ini. Disamping itu untuk memeriahkan pelaksanaan Tour de Singkarak 2017 ini juga diadakan hiburan rakyat pada malam harinya berupa penampiian artis minang nasionai dan permainan KIM. Kemudian, pengunjung dari iven Tour de Singkarak ini diperkirakan 15 ribu orang. Jika diperkirakan saat iven ini terjadi transaksi 1 orang itu Rp. 100.000 maka setidaknya Rp 1,5 Miiyar beredar dan tinggal di masyarakat," katanya. 

Ali Yusuf Walikota Sawahlunto mengungkapkan bahwa dengan Tour de Singkarak 2017 ini news value yang diharapkan adalah pubiikasi terhadap Kota Tua Sawahlunto sebagai kekuatan utama pariwisata Kota Sawahiunto dan juga potensi pariwisata lainnya. Hal ini didukung oleh hadirnya beberapa media nasionai sebagai media partner dari Kementerian Pariwisata. Tidak lupa peran media lokai Sumatera Barat diharapkan dapat mempubiikasikan peiaksanaan iven Tour deSingkarak di Sawahiunto.

"Menteni Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi terhadap panyeienggaraan TdS 2017 sebagai momentum yang efektif untuk memprosikan potensi pariwisata Sumbar. Sebagai Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang akan mendetangkan kunjungan wisatawan serta meningkatkan ekonomi secara langsung (direct economic and tourism) bagi masyarakat daerah," ujarnya. 

Menpar Arief Yahya juga menjelaskan, lanjut Ali Yusuf, sejak pertama kali TdS diselenggarakan tahun 2009 dalam perjalanannya mengalami banyak kemajuan. Tahun 2013, ASO Amauri Sport Organisation (Officiai organizer Taur de France) merekomendasi TdS sebagai major race dari kalender dunia balap sepeda Asia.

"Urutan terbanyak adalah Tour de France (12 juta penonton), disusul oleh balap sepeda Giro A Italia (8 juta), Vuelta A Espana (5 juta), Santos Tour Down Under (750 ribu) dan TdS (500 ribu). Dengan menduduki posisi nomor lima terbanyak penonton se Dunia artinya TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga memberikan direct impact, dan media vatue yang tinggi," katanya. 

Selanjutnya, rute dan stage Tour de Singkarak 2017 terdiri dari sembilan stage di mulai hari Sabtu sampai Minggu, 18-26 November 2017 mendatang. TdS dilaksanakan selama seminggu yakin pada tanggal 18 Nov 2017 merupakan stage 1 Tanah Datar Kota Padang sepanjang 109,3 kilometer (Km). Kemudian, 19 Nov 2017 stage 2 Pesisir Selatan-Sawahlunto sepanjang 155,9 km. 20 Nov 2017 stage 3, Sijunjung-Dharmasraya 161,3 km. 21 Nov 2017 stage 4 Danau Singkarak (Kab. Solok)-Payakumbuh 106,4 km 22 Nov 2017 stage 5 Kota Solok Solok Selatan 153,2 km. 23 Nov 2017 stage 6 Kota Pariaman-Pasaman Barat 145,7 km. 24 Nov 2017 stage 7 Kabupaten Lima Puluh Kota -Padangpanjang 112 km, 25 Nov 2017 stage 8 Kabupaten Pariaman-Agam 135,2 km. Selanjutnya hari terakhir 26 Nov 2017 stage 9 Pasaman-Bukittinggi Sirkuit 117,2 km. 

Wednesday, November 1, 2017

SimFes 2017 Dimeriahkan Sisir Tanah Yogyakarta dan Musisi Dunia

Sawahlunto International Musik Festival (SimFes) 2017 pada hari Sabtu-Minggu, 4-5 November 2017 mendatang akan dimeriahkan oleh Sisir Tanah Yogyakarta. Sisir Tanah merupakan proyek musik asal Bantul - Yogyakarta yang didirikan tahun 2010. Sisir Tanah dibuat untuk mewadahi karya-karya Bagus Dwi Danto. Lagu-lagu Sisir Tanah berawal dari catatan-catatan yang ditulis Bagus Dwi Danto sebelum maupun sesudah tahun 2010. 

"Setiap catatan adalah perasaan-perasaan yang tersusun dari berbagai watak. Ada optimisme, sarkasme, humor, kegembiraaan, kekecewaan, dan juga kemarahan. Sejumlah lagu bicara soal-soal personal, beberapa lainnya berisi kritik sosial. Dalam rentang tema yang luas itu, benang merah yang menghubungkan pesan dalam lagu-lagu Sisir Tanah adalah cinta dan damai," ujar Syukri, Kasi Ekonomi Kreatif dan Kegiatan Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, kepada Penulis, Selasa, 31 Oktober 2017. 

Ia menyebutkan bahwa nama Sisir Tanah diambil dari nama perkakas pertanian yang biasa dipakai untuk mengolah tanah, yakni garu. Bagi petani, garu berfungsi menghancurkan bongkahan tanah dan menggemburkannya sebelum ditanami. Sisir Tanah adalah padanan bahasa Indonesia untuk garu. 

"Setiap tahun SimFes selalu ditunggu dan dipadati pengunjung, khususnya pecinta musik etnik dalam dan luar negeri. Berbagai pengisi acara dari dalam dan luar negeri juga siap unjuk gigi di even yang sudah kali ke-8 diselenggarakan," katanya. 


"SimFes 2017 bertemakan “Fullmoon Heritage Wonderland” yang akan berikan sensasi lain untuk di nikmati pagelaran musik berlangsung. Sebab, selain sebagai pertunjukan musik etnik dunia, iven ini juga disuguhkan fenomena alam bulan purnama terbesar di tahun 2017," tambahnya. 

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan pendukung lain dalam rangkaian SimFes 2017 Transfer Knowledge dengan materi Songket Silungkang. Songket akan mendapat seseion khusus untuk di presentasikan di stage selain juga akan ada both khusus Songket.  

"Workshop perkusi oleh Baood Debu, alat musik khas Turki yaitu Darabuka, juga akan ada workshop musik Flamenco khas Spanyol. Perserta workshop diikuti oleh masyarakat umum termasuk peserta," tuturnya. 

Selain itu, rangkaian SimFes 2017 pada tanggal 4-5 November ini akan ada Aksi Kampanye Bebas sampah "zero waste". Kegiatan ini juga menjadi content unik di SimFes, dengan melibatkan siswa dan siswi SLTP gabungan se sawahlunto sebagai Pilot Project. 

"Kegiatan ini dilatarbelakangi mendukung program piala ADIPURA sekaligus meningkatkan kesadaran pengunjung Pasca event untuk tidak meninggalkan sampah di lokasi acara," katanya. 

Wednesday, October 4, 2017

Taman Kota Sarana Bermain Dan Pembelajaran Bagi Anak

Taman Kota Sawahlunto tidak hanya dimanfaatkan untuk bermain bagi keluarga namun sebagai sarana pembelajaran bagi anak. Sehingga objek bermain bagi anak dan keluarga yang ada ditaman kota harus ada tambahan. Selanjutnya taman kota yang dilengkapi permainan bagi anak-anak harus memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan tempat bermain ada ditempat lain. 

"Taman kota yang dilengkapi dengan permainan bagi anak sejatinya harus berbeda dengan tempat lain. Misalnya di Lapangan Segitiga yang merupakan taman kota telah dilengkapi dengan permainan anak seperti tempat berseluncur dan buaian. Seharusnya di taman kota Pasar Remaja tidak lagi dilengkapi dengan fasilitas bermain anak yang sama," ujar Reni Desmita Mira, 28, warga Kampung Teleng, Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto, Kepada Penulis Kamis, 28 September 2017. 

Menurutnya, taman kota di pasar remaja perlu ada tambahan objek baru bagi anak. Sebab, bermain di areal permainan anak tidak hanya bermain layaknya anak, namun ada ekukasi dan belajar. "Alangkah baiknya jika taman ini dilengkapi dengan gambar-gambar binatang yang dapat dilihat oleh anak saat bermain. Sehingga saat anak bermain juga mendapat pengetahuan bagi," katanya. 

Ia menambahkan bahwa selain gambar binatang yang di pajang di areal lokasi taman, juga dilengkapi dengan jenis tamana lain berupa sayur sayuran. Sehingga anak akan mengetahui jenis tanaman dan sayuran sembari bermain. Mengenal sayur-sayuran berupa batang tomat, mentimun, cabe dan lain sebagainya. 

"lokasi tanam bermain pasar remaja ini tidak hanya di tanami bunga-bunga saja. Namun, banyak jenis sayuran yang diketahui oleh anak di arel bermain. Sehingga anak bermain sembari belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan baru di areal mereka bermain," tuturnya. 

Selanjutnya, tambah dia, air mancur yang telah ada perlu diaktifkan dan tinggal mengisi airnya saja. Kemudian jika airnya telah ada dan genangan air pun ada maka tinggal mengisi ikannya saja. Kalau, dikhawatirkan ikannya mati dan di pegang oleh anak anak dan akan menyebabkan kerugian, bisa di ganti dengan ikan mainan. 

"Ada arena memancing ikan bagi anak, sekaligus ajang pengenalan jenis ikan terhadap anak. Seperti ikan paus, ikan lumba lumba dan lain sebagainya. Sehingga taman kota ini dapat memberikan edukasi yang baik bagi pendidikan dan tumbuh kembang anak. Kolam untuk pancing ikan kecil-kecilan bagi anak, sehingga anak tidak hanya bermain saja tetapi bermain ada juga pengetahuannya," katanya. 

Nora Desanti, mengatakan bahwa areal bermain bagi anak ditaman kota Pasar Remaja tersebut perlu dirancang sebagai tempat belajar bagi anak. Seperti banyaknya tanaman sayur seperti tomat, wortel sehingga dapat media mengenalan bagi anak. 

"Kalau taman ini ada jenis tanaman sayur-sayuran maka dorongan dari guru sekolah anak mengajak anak mereka untuk bermain dan belajar di taman ini. Sebab, yang sering bermain ke taman ini adalah anak-anak paud, TK dan SD kelas 1 dan 2. Karena anak yang lebih besar dari umur tersebut tidak ingin bermain ke taman ini," katanya. 


Ia mengaku bahwa jika dibandingkan dengan lapangan segitiga banyak kesamaan dalam jenis permainan. Namun, di Lapangan Segitiga banyak banyak yang berjualan sehingga anak tidak bosan bermain. Kemudian, jika anak lapar bisa membeli langsung di makanan disekitar. 

"Kalau di taman Pasar Remaja ini tidak ada yang berjual makanan. Namun ada baiknya juga karena anak bisa membawa makanan dan minum dari rumah. Ini juga melatih anak untuk penghematan karena anak tidak banyak pilihan untuk jajan. Taman ini bagus dan bersih sehingga terasa nyaman untuk dinikmati bersama keluarga. Kemudian, jauh dari lalu lalang kendaraan sehingga anak lebih bebes berbain dan mengekspresikan diri bermain," ujarnya. 

Adrius Putra, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertahanan dan Lingkungan Hidup, mengatahan bahwa taman kota Sawahlunto seperti Lapangan Segitiga, Pasar Remaja akan terus dilakukan pembenahan. Terutama kebersiahan dan perawatannya sehingga taman tersebut memberikan kenyamanan. 

"Taman kota tersebut dilengkapi dengan fasilitas bermain bagi anak dapat dinikmati oleh masyarakat bermasa keluarga. Taman kota selain untuk taman hijau juga sebagai tempat sarana bermain bagi anak dan keluarga. Taman kota, akan ada penambahan arena bermain bagi anak sehingga selain berwisata keluarga lebih aman danyaman," katanya.

Thursday, September 14, 2017

Optimis Kunjungan Wisatawan Sawahlunto Capai 1 juta

Kunjungan Wisata Sawahlunto pada Agustus 2017 mencapai 400 ribu kunjungan. Kunjungan tersebut tersebar di seluruh objek wisata di Sawahlunto terutama kunjunga wisata puncak cemara mencapai 51.090 orang pengunjunga di bulan Agustus. Sementara itu, kunjungan puncak cemara (puncem) pada bulan yang sama Agustus 2016 relatif sama. 

"Kita masih optimis kunjungan wisatawan terus bertambah karena iven-iven besar terus dilangsung. Maka, akumulasi kunjungan akan terus bertambah dan tersebar di seluruh objek yang ada," ujar Efriyanto, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, kepada Penulis, Selasa, 12 September 2017. 

Ia menyebutkan bahwa tingkat kunjungan wisata Sawahlunto berdasarkan RPJMD tahun 2017 bersikasa 850 ribu hingga 900 ribu kunjungan. Namun melihat potensi kunjungan di Sawahlunto menunjukkan akumulasi yang baik dengan adanya iven-iven, maka Kementerian Pariwisata menergetkan kunjungan mencapai 1 juta kunjungan. 

"Banyaknya penyelenggaraan iven berskala Nasional dan International di Sawahlunto hingga akhir Desember mendatang tentunya akan menambah kunjungan. Sebab, akumulasi kunjungan hingga Agustus berjumlah 400 ribu. Maka, dengan banyaknya iven yang akan kita selenggarakan beberapa bulan mendatang akan menongkrak jumlah kunjungan dan kita optimis akan mencapai 1 juta kunjungan," katanya. 

Ia mengatakan bahwa disamping iven yang diselenggarakan tentu ada pembenahan terhadap objek wisata seperti puncak cemara. Sehingga memiliki daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke tempat objek wisata. 

"Saat ini puncak cemara sedang dilakukan pembenahan dan tambahan arena bermain. Karena punca cemara tersebut adalah wahana bermain remaja, namun saat ini ditambah pincak cemara tersebut dibagi menjadi dua level. Nah, level bawah untuk tambahan arena bermain anak berupa arena outbond dan air mancur. Sehingga anak-anak dapat araktifitas dan bermain air," sebutnya. 

Efrianto melanjutkan bahwa dengan adanya arena bermain anak-anak tersebut maka, maka puncak cemara tidak hanya menjadi wadah untuk berfoto selfi dengan lanskep view kota tua dari atas puncak cemara, namun akan menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua untuk mengajak anak-anak berlibur dan bermain di puncak cemara sembari melihat pemancakan kota tua dari ketinggian. 

"Aksebukitas menuju puncak cemara pun saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dengan dana APBD. Kemudian, arena parkis yang telah diapkan dan mampu menampung kendaraan roda dua sekitar 50 unit. Ini sebagai langkah untuk terus meningkatkan kunjungan wisata di Sawahlunto dengan harapan pengunjung meraya nyaman dengan fasilitaa yang ada," katanya

Saturday, June 24, 2017

Kota Seribu Museum Objek Wisata Andalan Kota Tua Sawahlunto

Pemerintah Kota Sawahlunto terkait objek unggulan kota Sawahlunto tidak lari dari korp kota sebagai Kota Lama dengan berbagai museum yang ada. Sebab, Sawahlunto disiapkan menjadi sebagai 'Kota Seribu Museum' kerana banyak koleksi yang dapat dilihat oleh pengunjung. Kemudian, tidak kalah penting dengan objek-objek yang lain seperti Puncak Cemara, Water Boom, Taman Satwa Kandih tetap menjadi objek wisata unggulan Sawahlunto, Sumatera Barat.

"Ditambah lagi tiga museum yakni Museum Tari, Museum Lukisan dan Etnologi Kayu, Museum Alat Musik Tradisional juga sebagai objek wisata unggulan yang memiliki berbagai koleksi. Karena konsep wisata atau selera dan sekmen pasar wisata adalah cenderung ke fand atau menyenangkan yang membuat mereka enjoy sekeluarga untuk berwisata, hal itu ada di water boom, taman satwa kandih. Kemudian, kota tua peminatnya adalah peminant khusus, jadi semuanya harus dilengkapi," ujar Efriyanto, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Sawahlunto, Sumatera Barat, kepada Penulis Kamis, 22 Juni 2017

Oleh Karena itu, lanjut dia, konsep wisata adalah wisata asyik bebas macet. Ketika dibeberapa daerah di landa dengan kemacetan seperti kota berkembang Sumatera Barat, sehingga untuk datang ke sana dengan kondisi jalan yang macet.

"Kita ambil peluang dan kesempatan untuk menggiring orang untuk datang ke Sawahlunto yang bebas macet. Hal itulah yang dijual untuk meningkatkan kunjungan wisata di kota Sawahlunto. Kemudian, untuk mengisi kegiatan selama lebaran sudah disiapkan hiburan rakyat dengan konsep pentas seni. Selama libur lebaran setiap malamnya akan ada pentas seni di Sawahlunto dan bahkan mulai dari sore. Untuk itu, kita mengajak mereka untuk berlibur dan bermalam di sawahlunto. Maka dari itu, segala sesuatu disiapakan sehingga bisa dinikmati oleh pengunjung pada saat malam hari," katanya.

Hal ini untuk menampilkan seni budaya di Sawahlunto, baik seni tradisi maupun seni modrn. Selanjutnya, pada sore hari ada kecenderungan bahwa akan digelar pertunjukan kuda kepang dibeberapa titik keramaian di setiap kecamatan yang akan memeriahkan suasana libur lebaran. Kemudian pada malam hari akan terpusat di lapangan Segi Tiga (Lapseg). Ada peket hiburan yang disipakan free untuk pengunjung dan schedule nya pun telah ada serta tersusun rapi.

"Tidak tertutup kemungkinan bahwa beberapa titik keramaian masyarakat seperti Talawi, Silungkang juga melaksanakan hiburan menghidupkan suasana lebaran di kota Sawahlunto. Maka, orang yang datang ke Sawahlunto tidak cukup satu hari saja atau hanya disiang hari saja," lanjutnya.

Ia mengaku persiapan jelang moment libur panjang lebaran, dijadikan istimewa untuk meningkatkan kunjungan wisata. Untuk menindak lanjuti hal tersebut dilskuksn upaya koordinasi dengan seluruh pengelola wisata dan objek wisata dengan tujuan agar mereka menyiapkan diri semaksimal mungkin dalam rangka menyambut lebaran dan mengundang orang untuk datang ke objek wisata yang ada di Sawahlunto.

"kita telah melakukan rapat koordinasi pada beberapa waktu lalu dengan pengelola wisata dan pihak terkait. Kemudian, setelah melakukan rapat koordinasi tersebut dilakukan pengecekan dilapangan. Dimasing-masing tempat objek wisata melakukan pembenahan, berupa mak-up paling tidak, sehingga penampilan akan memanjakan tamu yang datang untuk berlibur. Pada H-2 persiapan akan mencapai 90 persen, termasuk memberikan tingkat kenyamanan yang maksimum dari semua aspek di mulai dari pengunjung datang kemudian pengunjung kembali pulang," paparnya. 

Ia menjelaskan bahwa kemudian mempromosikan objek wisata yang dimiliki ke media sosial, dan elektronik. Selain itu, untuk meningkatkan kunjungan juga telah dilakukan promosi keliling dengan konsep sales col atau sales dairec dibeberapa titik strategis yang dianggap punya potensi menggiring orang untuk berkunjung ke tampat wisata yang ada di Sawahlunto.

"Kemudian dengan pihak provinsi juga bekerja sama untuk mempromosikan atau girai promosi dan melibatkan diri. Kemudian diajak untuk terlibat mempromosikan wisata yang ada di sawahlunto sehingga orang mengenal objek wisata di Sumatera Barat, termasuk Sawahlunto. Selanjutnya dari segi aksebilitas ke tempat objek wisata juga telah dilakukan rapat koordinasi dengan dinas pekerjaan umum. Kemudian PU pun mensuport dengan memberikan perhatian perbaikan jalan menuju objek wisata terhadap jalan yang dikhawatir membahayakan untuk diperbaiki," sebutnya. 

Kemudian, lanjutnya, untuk parkir telah dikoordinasikan dengan perhubungan puncak cemara dengan terkelola oleh petugas parkir. Kemudian, selanjutnya untuk objek wisata kandih pihak PT Wahana Wisata Sawahlunto untuk pengelolaan parkir bekerja sama dengan pemuda setempat, sehingga parkir diangkat tarifnya sesuai hasil kesepakatan serta kepastian bahwa tidak boleh memungut biaya diatas ketentuan yang berlaku. 

"Kendaraan roda dua dengan tarif sebesar Rp5000, kendaraan roda empat dengan tarif, Rp10000 dan kendaraan roda enam, Rp15000. Pariwisata juga menyediakan pusat pelayanan dan pengaduan kepada pengunjung wisata, kalau ada mereka merasakan dan untuk mendapatkan koordinasi yang tidak memuaskan," tuturnya.

Edwar, Kepala Dinas Perhubungan, menyebutkan bahwa sebelumnya telah dilakukan rapat terkait pengamanan lebaran. Untuk parkir dipusat keramaian tempat wisata seperti puncak cemara telah ada petugas parkir. Kemudian, pusat keramaian yang lain seperti Lapangan Segi Tiga dan kota lawa dan sekitarnya tidak dibolehkan parkir di jalan. Kendaraan parkir di garase PT BA yang dikelola oleh pemuda setempat bekerja sama dengan PT BA. 

"Kawasan parkir di taman sarta kandih parkir akan dikelola oleh PT WWS bekerja sama dengan lemuda setempat. Selanjutnya, jalan kandih merupakan kalan objek wisata maka jalan akan dialirkan dari simpang santur meruju kandih sehingga bisa di nikmati oleh pengguna jalan. Kemudian, anggota akan dikerahkan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan pata diap pusat keramaian duo orang personil, karena kita masih kekurangan anggota," katanya. 

Kapolres Sawahlunto, AKBP, Zamrony Wibowo, menyebutkan untuk mengawasan obejek wisata ada sebanyak 130 personil anggota polres Sawahlunto diturunkan untuk pengamanan arus mudik lebaran termasuk objek wisata. Ada posko pengamanan arus mudik (Pam) menyangkut pengamanan arus mudik sudah inklute semuanya, termasuk pengamanan tempat wisata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kepada polisi. 

"Ada empat posko pengamanan arus mudik dan lebaran yang disiapkan untuk pengamanan arus mudik, yakni tiga posko merupakan posko pelayanan dan satu posko untuk pengamanan. Posko pelayanan ini kita akan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam hal kegiatan yang berkaitan dengan kepariwisataan. Posko yang disiapkan lengkap dengan semuanya, yakni ada damkar, TNI, dan pelayanan kesehatan," katanya.

Sunday, April 16, 2017

Target 1 Juta Pengunjung ke Objek Wisata Sawahlunto

Ali Yusuf Walikota Sawahlunto foto bersama Asita Sumbar
Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat menargetkan kunjungan wisata kota Sawahlunto tahun 2017 mencapai 1 juta pengunjung. Tingkat kunjungan wisata kota Sawahlunto terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pemerintah kota komit untuk melakukan perkembangan wisata bersama travel agent dan saling berkomunikasi meningkatkan kunjungan wisata melibatkan Association of indonesia tours and travel agencies (Asita), Association of sales travel Indonesia (Asati) dan Asosiasi perencanaan indonesia (Aspi).

Sumatera Barat memiliki potensi wisata alam yang masih alami dan memiliki ciri khas kedaerahan masing-masing. Sawahlunto merupakan kota tua yang banyak menyimpan sejarah peninggalan Kolonial Belanda. Sawahlunto dengan jarak tempuh 90 km dari pusat kota Sumatera Barat terdiri dari empat Kecamatan, 27 Desa dan 10 Lurah serta 107 dusun banyak potensi Wisata yang dikembangkan seperti waterbom berkas pemandian noni-noni zaman Belanda. Waterbom yang pertama di Sumatera Barat yang pernah ada dan mempunyai sejarah.

Kemudian, objek wisata Puncak Cemara, Gudang Ransum, Museum Kereta Api, Taman Buah Kandih, Keping Ground, Taman Satwa Kandih dan Lubang Tambang Mbah Soero, yang tidak dimikili daerah lain. Maka, sarang dan masukan dari Asita, Asati dan Aspi menyebutkan perlunya sarana pendukung terutama dalam hal kuliner. Kuliner tersebut yang mengutamakan kebersihan dan kualitas rasa dengan makan enak, bersih dan kakulator tidak rusak. Karena perkembangan wisata Sawahlunto sangat pesat maka sinergitas antara pemerintah kota sangat dibutuhkan dalam hal promosi wiasata.

Ali Yusuf Walikota  Sawahlunto paparkan potensi wisata
dan objek wisata Sawahlunto beserta sarana pendukungnya
dihadapan travel agent, Axana Hotel, Rabu 12/4/2017
"Ajakan gathering bersama dengan gathering yang ada di kota Sawahlunto walau pun restouran yang besar yang representatif belum ada di kota Sawahlunto. Tetapi, travel egend bisa membawa karering bisa di bawa ke Kota Sawahlunto untuk bisa di bawa ke Puncak Cemara, Gudang Ransum, Museum Kereta Api, Taman Buah Kandih, Waterbom, ajakan tersebut bisa dilakukan," ujar Ali Yusuf Walikota Sawahlunto kepada Penulis, Rabu, 12 April 2017 usai "Shering Informasi dan Promosi Pariwisata Kota Sawahlunto Bersama Pelaku Aktif se-Sumatera Barat di Axana Hotel.

Ia menyebutkan bahwa hal ini merupakan hikmah yang dapat di ambil dalam pertemuan tersebut dan pelajaran yang diambil berkaitan dengan kuliner. Kemudian, Infrastruktur pendukung yang akan diperbaiki pada tahun ini telah dibangun seperti pembanguan gerbang atau gapura daerah selatan, Kecamatan Silungkang pembangunannya sedang berlangsung.

"Wisata Puncak Cemara yang dipersiapkan, menyelesaikan arela parkir dan belebaran jalan dikerjakan tahun ini dan sedang berjalan. Maka, semua saran dan masukan dari travel egen yang disampaikan ASITA, ASATI dan ASPI sudah diakomodir, kemudian menjadi nyaman berkunjung di kota Sawahlunto," katanya.

Maka, lanjut dia,  malalui OPD terkait secara inten agar melakukan pertemuan dengan travel agen di Sumatera Barat. Agar target gubernur ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, maka target 1 juta pengunjung terealisasi 2017. Karena target 1 juta pengunjung tersebut dikatakan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Juli 2016 lalu di Jambi saat berjabat tangan dengan presiden. 

"Kunjungan wisata sawahlunto tahun 2016 mencapai 858 ribu pengunjung, 810 ribu pengunjung 2015 dan 787 ribu pengunjung 2014. Maka, dengan keterbatasan anggaran yang ada tercukupi dengan cara melibatkan OPD terkait dianggarkan 13,9 persen," paparnya.

Kemudian, untuk mendukung Sumatera Barat sebagai wisata halal, maka Pemerintah kota Sawahlunto melibatkan 10 nagari yang ada untuk ikut serta berpartisipasi memberkenalkan produk makanan khas yabg ada di setiap nagari masing masing untuk diperkenalkan sebagai produk makanan halal di kota Sawahlunto.

"Maka, tahun 2016 lalu kita telah melaksanakan Makan Bajamba sebagai ikon kota dan telah melaunching sebagai salah satu produk wisata halal, karena Sawahlunto bagian dari Sumatera Barat yang akan menjadi kebanggaan bersama," ungkapnya.

Friday, April 7, 2017

Bukit Asam Jadikan Tambang Batubara Bawah Tanah UPO Objek Wisata

PT Bukit Asam-Unit Pertambangan Ombilin (PTBA-UPO), Sawahlunto, Sumatera Barat, jadikan Tambang Batubara Bawah Tanah Sawahluwung menjadi objek wisata dan tempat pendidikan bagi perguruan tinggi. Objek wisata tambang dicangkan Semester II di 2017 sudah dapat direalisasi. Objek wisata Tambang disiapkan tanpa menghambat proses penambangan batu bara dilakukan pihak perusahaan. Sehingga pengunjung bisa secara langsung mencoba proses penambangan batu bawah tanah. 

"Kami tengah menata lobang tambah bawah tanah Sawahluwung untuk menjadi objek wisata, museum sekaligus tempat pendidikan perguruan tinggi. Pengunjung bisa secara langsung melakukan penambangan dengan langsung. Karena wisata tambang tidak hanya sekedar melihat lokasi penambangan saja, tapi pengunjung bisa mencoba langsung dengan memakai atribut dan peralatan penambangan yang ada," ujar General Manajer (GM) PT Bukit Asam-Unit Pertambangan Ombilin (PTBA-UPO) Eko Budi Saputro kepada Penulis, Kamis, 6 April 2017.

Ia mengatakan bahwa dijadikan Tambang Bawah Tanah Sawahluwung menjadi objek wisata dan museum serta tempat pendidikan tanpa menghambat proses penambangan batubara yang dilakukan perusahaan. Perusahaan sudah merancang, aktifitas penambangan tetap dilaksanakan di hari kerja Senin hingga Kamis. Sedangkan Jumat, Sabtu dan Minggu dibuka untuk wisatawan dan pendidikan.

"Tidak hanya ilmu teori saja yang didapatkan pengunjung untuk datang ke objek wisata tambang. Tetapi pengunjung bisa melakukan aktifitas penambangan layaknya pekerja tambang. Sehingga pengunjung bisa menikmati wisata mengetahui cara menambang bati bara. Kemudian, mengetahui sefti penambangan batu bara dalam lubang tambang," ujarnya.

Dikemukakan General Manajer PTBA-UPO, perusahaan menjadikan lobang tambang sepanjang 1,5 kilometer untuk tempat berwisata dan sebagai tempat pendidikan akan dikelola oleh Yayasan. "Wisatawan dapat merasakan langsung menjadi penambang batubara di tambang bawah tanah. Direncanakan Smester II di 2017 sudah dapat direalisasi," paparnya.

Ia menyebutkan bahwa nantinya juga akan ditata areal lobang tambang bawah tanah di Sawahluwung tempat berjualan souvenir. Souvenir unik, kerajinan ukiran dari batubara. Pengelolaan sebagai objek wisata dan museum serta tempat pendidikan diserahkan pada yayasan.

"Sebagai tempat pendidikan, PT Bukit Asam juga sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) Padang. Bahkan, saat ini mahasiswa fakultas teknik perguruan tinggi dari luar Sumatera Barat pun sudah ada yang menjadikan Tambang Bawah Tanah PTBA-UPO sebagai tempat pendidikan," tutupnya.

Thursday, March 2, 2017

Revitalisasi Taman Silo Belum Dilengkapi Drenase

Weldison Wakil Ketua I DPRD dan Deri Asta Ketua Komisi III DPRD 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sawahlunto, Sumatera Barat, tinjau lokasi pembangunan revitalisasi Taman Silo yang tergenang air. Hujan yang megguyur kota Sawahlunto selama kurang lebih 5 jam mengakibatkan Taman Silo tergenang air. Genangan air terjadi karena revitalisasi taman silo tidak dilengkapi dengan drenase. Pimpinan beserta komisi III DPRD Sawahlunto proyek revitalisasi taman silo.

"Harus dibuatkan drenase karena tevitalisasi pembangunan taman silo belum ada drenasenya, akibatnya hujan taman ini akan tergenang air. Jika, pembangunan drenase tidak disegerakan, maka setiap kali hujan akan terjadi genangan air. Maka perencanaannya revitalisasi tidak matang," Ujar Hasjoni, Wakil Ketua DPRD Sawahlunto, saat kunjungan kerja proyek pembangunan revitalisasi taman silo, Selasa, 28 Februari 2017

Hasjoni menilai, merawat saja tidak pandai, karena belanda telah mendesain sedemikian rupa sehingga pembangunannya silo dilengkapi dengan drenasi. Namun saat ini drenase terset tertimbun dan tidak berfungsi. Makanya, solusi yang harus dilakukan pemko adalah membangun drenase agar apabila hujan tidak ada genangan air.

"Kalau genangan air ini menyusutnya lama, maka bunga taman akan mati, karena akar tumbuhan yang ada di Taman Silo ini akan membusuk. Ini sangat disayangkan sekali kalau diantisipasi dengan cepat. Sebab, drenase salurannya sampai ke kantor PTBA, namun sekarang saluran tersebut tidak ada lagi, apakah tertimbun kita belum tahu," tambahnya. 

Sementara itu, Deri Asta, Ketua komisi III DPRD Sawahlunto menyebutkan bahwa pembangunan tersebut mesti dilengkapi dengan drenase. Pekerjaan revitalisasi tersebut harus di barengi dengan drenase sehingga tidak ada lagi genangan air. 

"Semalam hujan mengguyur kota Sawahlunyo selama kurang lebih selama lima jam. Sementara air hujan menggenangi taman silo karena perencanaan tidak matang. Kita mendapatkan laporan dari masyarakat kalau taman silo tergenang air. Makanya kita tinjau ke lokasi kebenarannya, ternyata air masih terlihat menggenangi taman," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa informasi yang terima dan langsung kelapangan secara mendadak meninjau ke lapangan melihat kondisi di lapangan. Berdasarkan pantauan dilapangan dengan kondisi lapangan sangat memprihatinkan, karena air masih bergenang dan tidak berlumpur. 

"harus di sikapi dengan cepat, taman silo ini karena pembangunan belum di lengkapi dengan drenase. Kemudian, bantingan tempat pembuangsn air tidak di temukan, karena kebetulan langsung dari BNPB dilapangan, dan dikatakan tidak ditemukan sumber air tersebut. Maka, alternatifnya harus dibangun kembali riol," katanya.

Adi Ikhtibar, Ketua DPRD Sawahlunto menyebutkan bahwa harus disikapi dengan cepat tersebut maka dewan akan melakukan rapat internal akan duduk bersama anggota dan melakukan pembahasan terlebih dahulu. 

"Besok kita rapat internal, setelah itu kedepan barulah disiapakan rapat dengan pimpinan DPRD bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah Terkait. Senin, 6 Maret 2017 depan kita akan rapat beserta OPD terkait sekaitan dengan pembangunan revitalisasi silo dan Bantingan," ujarnya.

Meldi Hidayah Marta, Sekretaris Kesbangpol BPBD Kota Sawahlunto menyebutkan bahwa Bantingan yang merupakan ampas pembuangan batu baru pada masa kolonial belanda kerap terjadi longsor karena air yang bersumber dari bawah. Setelah di pelajari sumber air tersebut tidak diketahui, sehingga saat hujan air kembali membesar. 

"Harus ada riol baru yang akan dibangun dan menutup sumber air. riol baru ini akan dibanguan dengan memotong jalur air. Pembanguan riol tersebut sepanjang 140 meter, akan dibangun dengan dana rutin senilai Rp300 juta," ujarnya.

Indra, Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, Kedaruratan, Logistik Kesbangpol BPBD Kota Sawahlunyo menyebutkan bahwa Bantingan pembuangan ampas cuci bara kolonial belanda ini akan mengancap pemukiman penduduk. Ada 24 Kepala keluarga yang berada dibawah sumber air, 11 KK dalam posisi rawan Kelurahan Saringan.

"Kita telah menelurusi rumber air, apakah bersumber pada drenase tetapi tidak ditemukan sumber airnya, karena saluran lama tidak ketemu. Maka, alternatifnya adalah akan dibangun riol baru, dan sumber saluran ari yang lama ditutup mati. Pada sumber air akan ditutup mati dengan memotong sumber air dari koto gadang sampai air dingin," katanya 

Nova Erizon, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Sawahlunto menyebutkan bahwa walikota sebelumnya telah meninjau lokasi taman silo. Maka, sebagai langkah percepatan pemerintah kota akan melakukan pembanguan drenase taman silo. 

"Kita akan membangun drenase taman silo menggunakan dana rutin. Saat ini sedang menghitung berapa anggaran yang disiapkan untuk membanguj drenase tersebut setelah peninjauan tersebut. Saat ini kita sedang rapat membahas membicarakan pembangunan drenase tersebut," katanya