Friday, September 16, 2016

Mengetahui Tugas Bank Indonesia

Laporan Perjalanan Pelatihan Wartawan Wilayah Sumbagteng, Bintan Lagoon Resort, Kepulauan Riau, (3/habis)

Bank Indonesia
Hari ketiga, Rabu, 25 November 2015 pukul 05.30 WIB pagi aku terbangun dari tindur karena dingin. Aku terbangun karena ase kamar terlalu dingin sementara selimut tidurku pun telah terlepas. Meskipun aku berusaha untuk tidur kembali namun mata tidak mau terlelap. Akhirnya apu pun memanfaatkan waktu yang ada untuk berkemas-kemas peacking barang.

Usai berkemas-kemas aku pun menyempatkan diri untuk melakukan peregangan berolah raga ringan. Setelah badan sedikit panas aku kemudian mendi air hanyat kamar hotel. Setelah mandi dan ganti pakaian aku menuju loby hotel untuk standby. Sesampai di loby hotel aku pun di sambut manajer hotel seraya menyerahkan kunci kamar hotel sebagai bukti aku telah cek out.

Jam menunjukkan pukul 07.30 WIB aku menuju ruang Kopi'O Resto Bintan Lagoon untuk sarapan terakhirkalinya selama di Bintan. Sewaktu sarapan pagi aku bertemu kembali dengan temanku Regar dan Boban. Aku dan dua orang temanku menikmati pagi itu dengan melengkapi secangkir kopi. Setiap moment tidak pernah terlupakan. Sembari menyeduh kopi panas berfoto-foto pun tidak pernah terlewatkan.

Sembari menikmati suasana pagi, Banua Regar wartawan Posmetro berkata pelatihan tersebut membuat para wartawan ekonomi dan bisnis mendapatkan tambahan ilmu tentang teknik dan pembuatan berita ekonomi dan juga mengetahui tugas Bank Indonesia secara menyeluruh, sehingga dalam menyampaikan informasi kemasyarakat lebih efektif dan jelas.
Menurut Banua Siregar pelatihan ini sangat membantu wartawan sebagai pembekalan dalam memberitakan tentang perekonomian Indonesia kepada masyarakat. Ia berharap, semoga dengan adanya pelatihan yang digelar Bank Indonesia, sehingga wartawan lebih mengerti tentang perekonomian indonesia dan memberikan informasi yang lebih efektif kepada masyarakat.

Ia menyayangkan waktu pelatihan yang hanya tiga hari belum cukup ilmu yang didapatkan. Ia berharap kedepannya pelatihan seperti ini dapat ditambahkan rentang waktunya, serta narasumber yang berkompeten sebagai pembicara diperbanyak dari bidang ekonomi, apalagi pelatihan ini membahas tentang perekonomian Indonesia. "Bank Indonesia (BI) harus menydiakan waktu yang panjang untuk pelatihan selanjutnya," harap Regar.

Sedang asik menikmati pagi, aba-aba keberangkatan pun telah dimulai. Semua peserta bersiap-siap menaiki bus untuk berangkat menuju pelabuhan tempat kapal bersandar. Setelah semua naik dalam bus dipastikan oleh pihak Ivent Organizer (IO) yang menyambut kedatangan rombongan sebelumnya dengan meng absen kembali rombongan agar tidak ada yang ketinggalan. Setelah di pastikan Robongan wartawan Batam, Kepri, Jambi dan Sumbar semua hadir bus di perbolehkan untuk berangkat menuju pelabuhan.

Sampai di pelabuhan pukul 10.15 WIB. Aku dan rombongan langsung transit ke dalam boot yang telah stei di dermaga. Sembari menunggu rombongan yang lain menaiki boot aku dan rombongan wartawan Sumbar ikut berfoto-foto.

Perjalan melalui jalur laut kembali di lanjutkan dengan dua buah boot yang beriringan. Karena jumlah wartawan Sumbagteg yang hadir sebanyak 95 orang. Sedangkan kapasitas penumpang boot berjumlah sekitar 50 orang. Perjalan tempuh 45 menit, dan sampailah pada pelabuhan berikutnya. Aku dan rombongan kembali di jemput bus menuju bandara internasional Hang Nadim Batam dengan jarak tempuh 30 menit.

Sesampai di bandara aku dan rombongan sibuk memikirkan oleh-oleh yang akan dibawa ke Padang. Sementara, bording pas terakhir pukul 12.00 WIB paling lambat. Syukurlah, masih ada orang baik di muka bumi ini. Aku dan teman yang lain di bantu untuk boarding pas oleh Ayu Rahma Putri, Asissten Manager Unit Komunikasi dan Pelayanan Publik Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat.

Siang itu, Handi Yanuar wartawan Rakyat Sumbar tidak kehilangan akal bagaimana agar bisa berbelanja di pusat oleh-oleh di Batam. Ia mengajak saudaranya yang berada di Batam untuk mengantarkan kami ke pusat oleh-oleh. Aku di jemput menggunakan mobil pribadi keluarganya. Tidak semua yang bisa diantarkan kepusat oleh-oleh. Siang itu, ada empat orang wartawan yang ikut berbelanja di pusat oleh-oleh. Jhoni Marbeta (RRI Bukittinggi), Bobby Febrianda (Koran Padang), Handi Yanuar (Rakyat Sumbar) Banua Siregar (Posmetro), termasuk aku sendiri.

Usai berbelanja aku dan rekan yang lain kembali ke bandara untuk makan siang di kafe. Setelah makan siang, aku dan yang lain masuk bandara menuju ruang tunggu. Pesawat yang aku tompangi diley selama satu jam. Seharus pesawat citilink itu bernagkat pukul 13.05 WIB akhirnya berangkat pukul 14.00. WIB

Dibandara itu pula aku bertemu dengan Pimpred Padang Ekspres Nasriah Bahzein sedang menikmati kopi resto. Perjalan menuju ruang tunggu pun di tunda karena ingin menikmati kopi bersama-sama awak media Riau Pos Group. Nah, secara kebetulan Aku dan Pimred Padang Ekspres satu pesawat menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang.

Usai menikmati kopi bersama Pimred Padang Ekspres dan awak Media Riau Pos Group, aku menuju ruang tunggu untuk berkumpul dengan kontigen dari Sumbar. Sebab, rombonganku ketika itu sebelumnya telah resah karena memikirkan ku bersama dengan teman yang lain belum muncul dihadapannya. Mereka khawatir dan takut aku dan teman yang lain di tinggal pergi pesawat, karena belum nampak puncak hidungnya. Keresahan itu pertamakali dirasakan oleh Ayu Rahma Putri. Ia berusahan menelpon teman yang lain, namun tidak ada yang menjawab. Sehingga setelah dilihat telpon ganggam masing-masing terlihat panggilan tak terjawab.

Siang itu, sampailah aku di Bandara Internasional Minangkabau pukul 15.00. Sebab, perjalanan dari Hang Nadim Batang menuju BIM dengan jarak tempuh 50 menit. Hal itu diketahui saat awak kabin pesawat yang mengumumkan sebelum Teks off.

Maka, aku dan Wartawan Sumbar yang mengikuti pelatihan itu yakni Bobby Febrianda (Koran Padang), Gusnaldi (Singgalang), Ikhwan Wahyudi (Antara), Julnadi (Padang Ekspress), Nova Anggraini (Haluan), Anita Mawaddah (TVRI Padang), Idham Fadhli (Padang TV), Isye Rosyati (RRI Padang), Jhoni Marbeta (RRI Bukittinggi), Melda Riani (Padangmedia.Com), Novika Akhiarti (Classy FM), Zulkifli (Sumbarpost.Com), Handi Yanuar (Rakyat Sumbar), Banua Siregar (Posmetro), Dianita Ekawati (Sipp Female) didampingi oleh Perwakilan BI Sumbar yaitu Trisna Irawati Selaku Kepala TIM Manajemen Interen Komunikasi Dan Layanan Publik Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Asissten Manager Unit Komunikasi dan Pelayanan Publik Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat Ayu Rahma Putri dan Subrini Thos Stk Pelaksana yunior berpisah di bandara menuju tempat kediaman masing-masing.


Alhamdulillah, perjalanan ku dari awal keberangkatan sampai pulang berjalan dengan lancar tanpa kendala apa-pun. Kemudian pelatihan wartawan Ekonomi dan Bisnis berjalan sesuai Rundown Panitia. Aku sampai ke tempat tujuan dengan selamat. "Alhamdulillah.. ya rabb.. " sembahku. *

No comments:

Post a Comment